Persembahan di atas altar Buddhis bukanlah sesajen untuk meminta berkah, melainkan sarana simbolis untuk merenungkan kebenaran hakiki kehidupan.
Setiap sarana puja bakti yang diletakkan di hadapan Rupang Buddha memiliki makna filosofis yang sangat luhur:
- Pelita Lilin: Melambangkan terang ajaran Sang Buddha (Dhamma) yang mengikis kebodohan batin (Avijjā) dan menuntun menuju kebijaksanaan.
- Dupa Wangi: Keharumannya yang menyebar mengingatkan kita pada keharuman kebajikan dan perilaku moral (Sīla) seseorang yang dapat tersebar ke segala penjuru.
- Bunga Teratai: Kesegaran bunga yang perlahan akan layu mengajarkan hukum ketidakkekalan (Anicca), membebaskan batin dari kemelekatan materiil.